Thursday, January 17, 2019

Albert Kabyai : Pernyataan ULMWP Terkait Nduga Keliru dan Ilegal Kepentingan

JAYAPURA - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Papua Gerakan Cinta NKRI (GERCIN) Albert A Kabiay angkat bicara terkait pernyataan United Liberation Movement For Wets Papua (ULMWP) disalah satu media lokal yang mendesak agar pemerintah Indonesia Membuka Akses Tim Pencari Fakta ke Kabupaten Nduga.

Menurut Albert apa yang disampaikan ULMWP sangat keliru, mengingat sejauh  ini mereka (ULMWP) merupakan organisasi ilegal dan tidak di akui oleh pemerintah bahkan mereka merupakan organisasi yang bertentangan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menyuarakan Kemerdekaan Papua, sehingga tidak perlu untuk berbicara mengenai masalah kemanusiaan di Nduga.

Terkait dengan akses jurnalis di Nduga, beberapa wartawan bahkan dari media tabloidjubi pun sudah datang ke Nduga untuk meliput situasi di sana, seperti yang diwartakan oleh Victor mambor salah satu pemberitaannya, kita tahu sendirikan media tabloidjubi seperti apa.

"Kami tau Kasus Nduga banyak di plintir oknum tidak bertanggung jawab yang menyebutkan banyak masyarakat asli jadi korban kebiadaban aparat Keamanan, disana semua aman, yang menjadi persoalan di sana ialah pembantaian pekerja dari PT.Istaka Karya," jelasnya.

Lanjut Albert, apa yang disampaikan ULMWP yang diwartakan di salah satu media lokal bahwa dalam operasi Militer Gabungan TNI-Polri berdampak pada  pelanggaran Hak Asasi Manusia pada warga yang ada di delapan Distrik itu tidak benar.

"Warga dari delapan Distrik yang mengungsi sudah kembali ke kampung, kalau ada pihak yang mengatakan warga kelaparan di hutan itu pernyataan propaganda yang dibuat oleh ULMWP untuk menyudutkan Republik demi kepentingan mereka yang ingin menyuarakan Kemerdekaan," tegasnya.

Dirinya pun meminta agar pihak kepolisian mengambil tindakan tegas kepada oknum-oknum yang ingin memecah belah persatuan dan kedaulatan  NKRI dengan menyampaikan informasi yang tidak benar.

"Meraka ini harus ditindak tegas sesuai undang-undang yang berlaku, mereka telah menyampaikan informasi tidak benar, buktinya TNI Polri hadir untuk melindungi masyarakat di Nduga, tidak ada penyiksaan yang dilakukan TNI dan Polri di sana" tuturnya.

Kata Albert, secara moral seluruh masyarakat Papua bahkan Gubernur Papua sudah menginstruksikan untuk semua elemen masyarakat mendukung TNI-POLRI untuk melakukan upaya penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata yang ada di Papua.

"Kami dukung upaya penegakan hukum, terhadap kelompok kriminal bersenjata. Mereka merupakan manusia tidak punya akal Sehat dan jiwa kemanusiaan, mereka hanya mengorbankan masyarakat demi kepentingan ilegal mereka," tegasnya.

Dirinya pun menyayangkan aksi Kebiadaban yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata di Kabupaten Nduga, karena rangkaian kejadian itu sangat berdampak keseluruhan aspek, mulai dari aspek pembangunan, Ekonomi bahkan Pendidikan dan Kesehatan.

"Mereka tidak punya otak, apa yang mereka (KKB) lakukan sangat merugikan semua masyarakat karena aksi mereka banyak yang jadi susah, saya mau tegaskan agar pihak kepolisian berikan mereka efek jerah di mata hukum," bebernya.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More