Tuesday, January 29, 2019

Ketua DPD Gercin NKRI Papua Minta Panji Jangan Mengadu Domba di Medsos

Jayapura. Pernyataan Panji Panji Agung Mangkunegoro terkait penganiayaan yang dilakukan oleh salah satu penyidik Polda Papua hanyalah cara untuk membalikan isu yang lagi berkembang terkait kasus UU ITE yang menyangkut dirinya.

Sebagai Ketua DPD Papua Gerakan Cinta NKRI, Ali Kabiay harapkan Panji Agung Mangkunegoro harus berbicara yang benar dan jujur, jangan mau mengadu domba, karena apa yang dikerjakan oleh pihak penyidik Polda Papua sesungguhnya sudah benar dan Profesional.

Bahwa Polri dalam hal ini Polda Papua sudah berkerja sangat Efektif untuk menangkal berita-berita bohong, sehingga bisa menetapkan Panji Agung Mangkunegoro sebagai tersangka yang mana terkait dengan cuitan atau postinganya di Media Sosial (Medsos) Facebook.

“Panji jangan mengadu domba, kalau memang sudah dinyatakan bersalah harusnya menyadari dengan apa yang sudah dibuat dan jangan menambah persoalan lagi dengan menyebarkan fitnah di medsos kalau penyidik telah melakukan penganiayaan, tidak perlu mencari dukungan lewat medsos, ini sama halnya kembali mengadu domba orang papua,"ujarnya.

Lebih lanjut kata Ali, apabila ada perlakukan yang tidak menyenangkan dari Oknum Penyidik atau lainnya, sebaiknya dilaporkan sesuai dengan jalur yang sudah ada, jangan  memutarbalikkan fakta, jangan sampai sudah jatuh tertimpa tangga.

Ali Kabiay juga meminta kepada semua pihak khususnya masyarakat papua agar tidak menyebarkan berita bohong atau hoax di Medsos, terutama terkait dengan kasus yang dihadapi Panji, masih banyak manfaat positif yang dapat kita gunakan di medsos.

Kepada saudara Panji Agung Mangkunegoro agar bersikap dewasa dalam menghadapi semua persoalan, jangan membuat gaduh karena persoalan saudara, apa yang sudah anda perbuat harus dipertanggung jawabkan.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More