Friday, January 18, 2019

Terhadap 3 Aktivis KNPB, Polri Sudah Bertindak Sesuai Hukum

Jayapura – Gugatan Praperadilan yang dilayangkan oleh Koalisi Penegakan Hukum dan Ham Untuk Papua ke Pengadilan Negeri Timika yang bertujuan Kepada Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto, S.IK, MH. Terkait pembongkaran dan penangkapan 3 Aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB) pada 31 Desember 2018 lalu, Jumat 18/01/2019.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua (Kabid Humas) Kombespol AM. Kamal mengatakan apa yang dilakukan oleh pihak Kepolisian sesuai  dengan ketentuan hukum yang berlaku di Negara Indonesia terkait penindakan terhadap aksi makar yang dilakukan oleh aktivis KNPB.

“Apa yang dimaksud dengan makar yaitu merupakan suatu kegiatan yang mengganggu kedaulatan Negara, tercantum pada KUHP pasal 104, 105, dan 107,”terang Kamal.

Makar dengan maksud untuk menggulingkan pemerintah, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun, untuk Para pemimpin dan pengatur makar diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun.

“Jadi apa yang sudah dilakukan pihak Kepolisian sesuai dengan hukum, dan Polri selalu menjunjung tinggi hukum, gugatan praperadilan yang ditujukan kepada Polri atas tindakan upaya paksa itu diatur dlam proses hukum dan Polri mentaati hukum sesuai dengan apa yang menjadi putusan hakim,”tutur Kamal.

Dihimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak saling mempengaruhi proses hukum terhadap ketiga aktivis KNPB yang melakukan makar, hormati aturan dan proses hukum yang sedang berjalan.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More