Tuesday, February 19, 2019

Tahap II Kasus Korupsi, Penyidik Ditreskrimsus Polda Papua Serahkan 4 TSK

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Papua menyerahkan 4 orang tersangka terkait kasus korupsi, penyerahan yang berlangsung di ruang Pidsus Kejaksaan Tinggi Papua diterima oleh jaksa John Ilef, SH., MH, Selasa 19/02/2019.

Djuli Mambaya yang terjerat kasus korupsi atas proyek pembangunan terminal penumpang tipe B kabupaten Nabire 2016 bersama 3 tersangka lainnya yaitu Yafet A Sampul, Yacob Y Yanteo, Sesean Ranteupa.

Penganangan kasus ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor: 23/I/2018/SPKT Polda Papua tanggal 28 Januari 2018 dengan tersangka Djuli Mambaya yang merupakan mantan Kepala Dinas Perhubungan Prov. Papua. Tahap II dilakukan setelah Kejaksaan Tinggi Papua menyatakan berkas perkara lengkap (P-21) pada tanggal 13 Desember 2018.

Kabid Humas Polda Papua Kombespol AM. Kamal saat dikonfirmasi membenarkan adanya Tahap II yang dilakukan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Papua. Dalam kasus tersebut kata Kamal, Penyidik Tipikor telah melakukan pemeriksaan terhadap 30 orang saksi. Dari 30 orang saksi yang dilakukan pemeriksaan 4 diantaranya ditetapkan sebagai tersangka yaitu an. Djuli Mambaya, ST yang pada waktu itu menjabat Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua tahun 2016), Yacob Yansen Yanteo, S.Sos, M.Si, Arnol Sampul , dan Sesean Ranteupa (SR).

Atas perbuatannya tersangka melanggar Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 UU RI No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI No. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana, ungkap Kamal.

“Penyidik telah melengkapi berkas perkara, melakukan koordinasi dengan jaksa dan menyerahkan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan Tinggi Papua tadi pagi, selasa (19/02/2019) dengan kerugian negara sebesar Rp 1.745.694.560,27,”tutur Kamal.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More