Thursday, March 14, 2019

Ali Kabiay: Jangan Gagal Paham Tentang Keberadaan TNI-Polri di Nduga

"Keberadaan TNI-Polri di Nduga saat ini untuk menegakan hukum pasca pembantaian pekerja, pemerkosaan guru, penembakan pesawat dan penembakan 3 prajurit TNI yang baru saja terjadi"

Ali Kabiay selaku Ketua Gerakan Cinta NKRI  Papua mengatakan keberadaan TNI-Polri di Nduga dan di Papua pada umumnya jangan diputar balikan, dan jangan gagal paham sehingga membangun opini negatif terhadap pemerintah, selama ini TNI-Polri melakukan pengejaran terhadap kelompok kriminal separatis bersenjata atau KKSB, Kamis 14/03/2019.

Ali menambahkan pasukan TNI dan Polri tidak membuat kekacauan dan menakuti masyarakat, sehingga jangan ada yang membangun stigma kalau masyarakat sangat ketakutan dengan kehadiran pasukan TNI-Polri.

"TNI dan Polri hadir di Nduga untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, karena sesuai dengan UUD 1945 dan Pancasila TNI-Polri yang merupakan perwakilan dari negara wajib menjamin keamanan rakyatnya," pungkas Ali.

Lebih lanjut kata Ali, seharusnya pemerintah Provinsi, Kabupaten, DPRP, MRP selaku perwakilan dari negara harus turun ke Nduga melihat langsung situasi di sana, jangan membangun stigma-stigma yang tidak jelas.

"Jangan hanya diam dan banyak bicara yang tidak jelas kepada masyarakat seolah-olah hanya TNI-Polri saja yang peduli dan selalu dipersalahkan, ajak dan panggil mereka yang lari ke hutan dan jelaskan keberadaan TNI-Polri,"tuturnya.

Ali juga mengingatkan kepada semua elemen masyarakat terutama kepada pejabat pemerintah Papua mari berempati terkait masalah Nduga, dan memberikan dukungan sepenuhnya kepada TNI dan Polri untuk menindak tegas pelaku kejahatan sesuai hukum yang berlaku di NKRI.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More