Saturday, March 9, 2019

Rencana Aksi Demo KNPI ke Freeport, Menyalahi AD/ART KNPI

Jayapura - Adanya rencana Ketua KNPI Provinsi Papua Alberto Goncalves Wanimbo yang menghimbau seluruh anggota KNPI untuk melakukan aksi demo terhadap PT. Freeport soal divestasi saham 10 persen, tindakan ini merupakan tindakan konyol yang memalukan organisasi KNPI.

Seperti kita ketahui bahwa organisasi KNPI adalah organisasi kepemudaan yang bertujuan untuk membentuk pemuda Indonesia dalam hal ini pemuda Papua yang memiliki kemampuan intelektual dan profesional dalam menjamin kesinambungan kesejahteraan masyarakat Papua.

Ajakan demonstrasi sangat bertolak belakang dengan visi dan misi KNPI, dalam merumuskan suatu tujuan KNPI melakukan musyawarah (sesuai ad/art KNPI), bukan melakukan demo, ini melanggar dan keluar dari ad/art.

"Sebelumnya tidak pernah terjadi, ada Ketua KNPI mengajak atau menghasut KNPI untuk melakukan aksi demo, dan semenjak kepemimpinan Alberto Goncalves Wanimbo (AGW) sudah tercatat sebanyak 2 kali melakukan demo, ini sangat tidak sesuai dengan cita-cita luhur KNPI"

Ajakan dan hasutan AGW sangat melecehkan dan merendahkan KNPI provinsi Papua, hal ini sebenarnya sudah tercium oleh Majelis Pemuda Indonesia (MPI) yang merupakan bagian dari KNPI.

Seperti yang dikatakan oleh salah satu MPI yang tidak mau disebutkan namanya bahwa "MPI sudah mencium adanya tindakan AGW yang melanggar aturan ad/art KNPI, yang memiliki tujuan pribadi untuk politik tertentu bukan kepentingan organisasi KNPI," terangnya, Sabtu 09/03/2019.

Dirinya juga mengungkapkan kalau AGW memanfaatkan organisasi kepemudaan untuk melancarkan strategi tujuan politiknya. Untuk itu dirinya yang tergabung dalam MPI akan mengajukan kongres ke dewan untuk melakukan pembahasan terhadap kondisi KNPI provinsi Papua saat ini yang sudah tidak harmonis dengan dengan KNPI kabupaten.

Menurutnya KNPI kabupaten tidak sependapat dengan tindakan pribadi AGW yang sudah menyalahi aturan ad/art KNPI, kebijakan AGW yang diluar ad/art merupakan sebuah pelanggaran, hal ini sangat memalukan dan merendahkan organisasi kepemudaan Indonesia.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More