Tuesday, March 5, 2019

Tommy Soeharto Merusak Tatanan Adat di Papua

Jayapura- Manuver politik dari salah satu calon legislatif yang maju dari daerah pemilihan Papua, Utomo Mandala Putra atau yang biasa di sapa Tommy Soeharto mencoba membawa tatanan adat Papua ke dalam dunia politik, hal ini ditanggapi serius oleh Pemuda Adat Papua.

Beberapa Pemuda Adat Papua melakukan jumpa pers mengatakan bahwa hal yang dilakukan oleh Tommy Soeharto di kota Merauke dan Jayapura sudah sangat tidak relevan dan terkesan merusak tatanan adat masyarakat di Papua.

Yan Christian Arebo, SH, MH. merasa kwatir dengan kehadiran Tommy Soeharto untuk meresmikan kantor lembaga adat di kota Merauke, Jayawijaya dan Jayapura.

"Kami Pemuda Adat Papua sangat kwatir dengan kehadiran Tommy Soeharto sebagai pimpinan partai di Papua untuk meresmikan kantor lembaga adat yang mana menurut kami sangat tidak relevan, apa hubungannya partai politik dan kelembagaan adat di Papua, hal ini tentunya sangat merusak tatanan adat yang ada di Papua,"ungkapnya.

Lebih lanjut kata Yan, kami Pemuda Adat Papua mengajak semua teman - teman adat Papua untuk bersama - sama menolak hal - hal seperti begini yang nantinya hanya akan merusak tatanan adat dan memecah belah masyarakat adat di Papua.

Menambahkan hal itu, kordinator Pemuda Adat Papua wilayah Lapago, Isak Wetipo dan Tokoh Pemuda Adat Papua Nathan Ansanay menambahkan  bahwa Tommy Soeharto harusnya tahu etika dan tahu diri bahwa ketika dia datang ke suatu daerah adat maka dia harus menghargai adat itu,  tidak boleh mencampuri urusan politik kedalam tatanan adat istiadat karena jika itu yang dia lakukan maka bisa dipastikan niatnya adalah memecah belah masyarakat adat yang ada di Papua.

Sebelum mengakhiri jumpa pers, perwakilan pemuda adat meminta pihak kepolisian untuk mengusut hal ini, sehingga tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan masyarakat adat maupun umum.(Dorteas Magai)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More