Tuesday, April 16, 2019

Jangan Ada Pihak Yang Politisir Kematian Pater Neles Tebay

vivapapua.com -Salah satu imam Katolik terkemuka di tanah Papua, pastor Dr. Neles Kebadabi Tebay, Pr tutup usia di rumah sakit St Carolus Jakarta pada Minggu 14/04/2019 pada pukul 12.15 wib.

Pater Neles Kebadabi Tebay yang lahir di kabupaten dogiyai distrik kamu pada 13 Februari 1964 semasa hidupnya suka menulis dan merupakan kordinator jaringan damai Papua (JDP) sebuah organisasi yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat dan berbagai golongan.

Almarhum dikenal luas sebagai pribadi yang rendah hati, mudah bergaul, dia ditahbiskan menjadi imam Projo pada keuskupan Jayapura, di Waghete, Kabupaten Deiyai.

Pastor Neles Tebay yang memiliki keprihatinan sangat besar terhadap kehidupan rakyatnya di tanah Papua untuk mensejahterakan masyarakat melalui pendidikan dan tulisan-tulisan yang membangun, sayangnya kematiannya dipolitisir oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai aliansi mahasiswa Papua.

Dalam rekaman video dan postingan salah satu akun Facebook Roberta Deda Muyapa mengatakan kematian Pater Neles Tebay karena dibunuh oleh penjajah Indonesia, betapa kejinya mereka hingga bisa mengatakan seperti itu.

Bukankah sebelumnya Pater Neles Tebay kita ketahui bersama dalam keadaan sakit dan dirawat di rumah sakit St Carolus Jakarta.

Sangat disayangkan pastor yang baik hati, santun, bersahaja, rendah diri, kematiannya dimanfaatkan dan dipolitisir untuk kepentingan kelompok tertentu, semoga orang-orang ini diampuni dan diberi kesadaran oleh Tuhan.

Kepada seluruh masyarakat, kelompok, orang yang masih memanfaatkan situasi dan keadaan untuk kepentingan tertentu, saya minta untuk dihentikan, Papua Tanah Damai.

Jakarta, 16 April 2019
(Lucky)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More