Saturday, April 6, 2019

Oknum Anggota TNI AD Mencabuli Gadis Dibawah Sumur

Viva - Terjadi Penganiyayaan Pencabulan Oleh Seorang oknum TNI AD Berinisial HE Berpangkat Serda Di Arbes RT/RW 004/017 Desa Batumerah Kecamatan Sirimau Kota Madya Ambon Provinsi Maluku Ambon . Awalnya Korban  (Bunga nama semaran umur/14)  sekitar  11:00 Wit di ajak temanya (macukari/25) untuk menjemput ibunya dari Tual di Pelabuhan Yossudarso Ambon.setelah tiba di pasar mardika korban tidak dibawa ke pelabuhan mala diajak ke amplas  untuk makan bersama,

lanjut  namun korban tidak mau makan masih tetap berselisih keras  ke pelabuhan untuk jemput ibu Macukari yang datang dari tual.Macukari dengan berbagai alasan untuk membujuk rayu korban untuk pergi lagi ke gunung malintang, setelah tiba  disalah satu rumah ternyata didalamnya terdapat Pelaku Pencabulan,  ternyata pelaku tersebut adalah kekasih mucikari

Diketahui Macukari  juga berpacaran dengan oknum Pelaku Pencabulan berinisial HE namun setelah tibanya korban dirumah yang di ajak macukari, Pelaku pencabulan memaksa korban untuk berhubungan intim serta mengancam korban.

Kejadian pemaksaan pencabulan yang dilakukan oleh Seorang OKNUM TNI AD . inisial HE Yang berpangkat serda ternyata bukan cuman sekali melakukan pencabulan terhadap korban (bunga nama semaran umur/14) , namun suda tiga kali di tempat yang sama gunung malintang.Mendengar kejadian ini keluarga dari pihak korban tidak terimah, karna ini suda termasuk penganiyayaan pencabulan anak usia di bawah umur  dan mereka dari pihak keluarga korban pun bertindak dan melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Tepat pada hari selasa 02/04/19 sekitar jam 03:00 sore  BAP di buat sampai  pada jam 03:00 malam selesai tinggal pemanggilan dan diproses sebagaimana tindakan kejahatan yang dilakukan oleh seorang oknum TNI AD Inisial HE Berpangkat Serda.

Setelah pelaporan dari pihak korban ke polres.pulau ambon dan pulau pulau lease Masyarakat Arbes RT 007/RW 017 warga setempat resah karena pelaku yang diamankan oleh kesatuan TNI, telah  melarikan diri bahkan tidak  ada di rumah kediamannya pelaku, hingga terjadi pelemparan batu oleh warga setempat di rumanhya pelaku.Ada apa sebenarnya dibalik semua ini sampai korban yang suda di tahan oleh kesatuan TNI malah kabur lagi.Budiono Ngone Adik kandung dari Ayah Korban dengan resah kepada awak  media saat di konfirmasi (malam/04/04/19) sekitar 08:30 (WIT)

Kami dari Pihak Keluarga meminta kepada Polsek, Polres, maupun Polda agar persoalan ini ditanggapi dengan serius sebagaimana hukuman yang sesuai dengan ketentuan dan undang-undang yang berlaku terhadap Anak di bawa Umur.  tambah Budiono .

Lanjutnya, kejadian ini tidak hanya menimpa pada Anak kami, akan tetapi suda terdapat Lima orang korban yang menjadi Pencabulan ole oknum  TNI AD inisial HE  Berpangkat Serda. dari kelima korban, dua orang korban suda melaporkan ke pihak keamanan termasuk  salah satunya Kami/korban. Papar Budiono selaku Adik dari Ayah korban.Kami dari keluarga korban meminta dengan hormat kepada seluruh jajaran keamanan yang ada di Kota Ambon Provinsi Maluku, agar persoalan ini jangan dinilai sepihak, dan jangan di anggap sepeleh, karna suda memakan korban yang begitu banyak, maka haruslah objektif dan dihukum sesuai perbuatan dengan ketentuan UU yang berlaku. Tambahnya.

Sumber: Bratapos

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More