Sunday, July 21, 2019

Kapendam Bantah Adanya Kematian Pengungsi Nduga Akibat Menderita Penyakit

Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel Infantri Muhammad Aidi  membantah adanya data 139 warga pengungsian Nduga yang meninggal akibat berbagai penyakit.

"Itu tidak benar, data yang mengatakan 139 warga pengungsi Nduga meninggal akibat penyakit adalah Hoax alias bohong"

Saat dikonfirmasi melalui telepon seluler Kolonel Aidi mengatakan data yang dirilis oleh LBH di Jakarta itu data bohong,  jangan membuat isu lagi tentang papua, kita kan sudah bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat di Nduga,  terangnya pada Minggu 21/07/2019.

Lebih lanjut kata Aidi, tidak ada  data kematian tentang pengungsi, selama ini kan pengungsi di wamena, dan mereka semua sudah diberikan pelayanan baik berupa medis, makanan dan lain sebagainya, bahkan dari dinas sosial dan dinas kesehatan pun ikut terlibat.


"Jadi jangan memainkan isu yang tidak benar sehingga memperkeruh situasi di Papua,  kita baru saja selesai mengamankan Pilpres dan Pileg, sekarang mau diangkat lagi Isu Nduga", ungkapnya.

Ditanya soal adanya pelarangan kepada jurnalis yang ke Nduga,  kata Aidi "Siapa yang melarang" kalau ada pelarangan, mengapa victor mambor dan beberapa jurnalis lainnya bisa sampai ke Nduga.

baca juga: Kadis Kesehatan Nduga: Data 139 Menderita Penyakit Dari Mana?

"Semuanya sudah terbuka, silahkan datang dan lihat sendiri, di sana TNI dan Polri  bersama masyarakat saling bekerjasama, bahkan masyarakat sudah tidak takut terhadap separatis", tuturnya.

Sayangnya masih ada orang-orang yang tidak ingin papua ini damai, sehingga masih saja menggoreng isu-isu yang merugikan.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More