Sunday, August 4, 2019

Takut Dibunuh OPM, Pengungsi Nduga Tolak Bantuan Kemensos

Wamena-Papua. Tak semua pengungsi konflik Nduga menolak bantuan dari Kemensos. Kepala Distrik Kuyawage, kabupaten Lany Jaya, Yapen Kogoya mengatakan pengungsi Nduga yang berada dikabupaten Lany Jaya, telah menerima bantuan dari kemensos, Minggu/4/8/2019.

Hal ini disampaikan oleh Yapen Kogoya kepada pers usai pembagian bantuan kemanusiaan melalui kemensos RI. Yapen mengemukakan, pengungsi Nduga yang berada di Lanny Jaya telah menerima semua bantuan yang diberikan pemerintah melalui Kemensos.

Lebih lanjut kata Yapen warga yang menolak bantuan dari Kemensos adalah pengungsi yang berada di kabupaten jayawijaya/wamena, berdasarkan informasi yang diterima Yapen melalui Pengungsi bahwa pengugsi yang tidak mau menerima bantuan adalah mereka yang telah diancam oleh OPM.

“Mereka pengungsi yang berada di wamena menolak bantuan kemanusiaan dari kemensos karena mereka diancam jika menerima akan dibunuh oleh OPM sehingga mereka takut, karena suatu saat nanti mereka akan kembali ke kampung mereka di Nduga mereka akan dibunuh oleh Egianus Kogoya dan kelompoknya”,ungkapnya

baca juga: selain pimpinan, mahasiswa, warga juga mengecam aksi palang kampus

Selain itu par pengungsi ini juga mendapatkan hasutan-hasutan dari kelompok-kelompok yang mengatasnamanakan diri gereja, pemerhati HAM, dan lainya, kelompok ini adalah kelompok yang mendukung OPM, mereka mempengaruhi masyarakat untuk menolak bantuan tersebut.

“Adat kami tidak mengajarkan untuk menolak bantuan dari dua pihak yang sedang berperang dalam hal ini, TNI-POLRI dan OPM, bisa saja mereka yang menolak bantuan pemerintah merupakan pelayan-pelayan OPM”, tuturnya.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More